Searching...
Rabu

Skandal seks dengan Keponakan

16.56
Cerita panas yang mungkin kurang wajar, karena terjadi antara kenalkalan om dengan keponakan, Lelaki tua itu bernama Mbah Penisangar, perlahan berjalan kemudian meletakkan sebuah koper murahan di bak sampah besar diatas sebuah panggung papan tua dekat dermaga. Kemudian mundur perlahan dan turun dari panggung kayu setinggi semester itu dan ragu melangkah meninggalkan kopernya dalam bak sampah besar tadi. Jelas keritan dahinya… pasti dipikirnya uang 500 juta dalam pecahan 20an ribu dalam kopernya itu. Wajah tuanya seakan berharap seandainya bisa diambil kembali setengah milyar uangnya.

Raungan mesin motor trail berkapasitas besar tiba-tiba terdengar meraung. Sebelum Mbah A sampai di Jalan raya, Motor itu melintas dekat dengannya. Pengendaranya yang berpakaian hitam dalam helm hitampun melemparkan sebuah benda logam dalam bungkusan kertas, kemudian dengan kecepatan diatas rata-rata memacu trail menuju jalan tanah disamping gudang dengan cepat.

Bergegas Komandan Lie Ang Seng Gama keluar dari sebuah mobil di seberang Jalan, mengeluarkan Colt 38 nya, mengarahkan laras hitamnya pada pengendara trail tadi, bang …bang… dua tembakan dilepaskan dan kemudian dua tembakan lagi menyusul. Si pengendara Trail meliukkan kuda berodanya ke kiri dan kanan, lepas dari sasaran 4 peluru yang dilepaskan, dianggatnya roda depan trail itu seakan sambil mengejek komandan Lie Ang Seng Gama yang berlari kemudian kearah bak sampah diatas panggung, mencoba mencari posisi bidikan yang lebih baik,

tetapi pengendara itu seakan telah mengenal baik dan matang jalur melarikan diri….
Ternyata koper dalam bak sampah besar tadipun telah lenyap, sebuah lubang di dasar bak sampah itu seakan member peluang pelaku ke 2 untuk leluasa mengambil koper uang 500 juta milik Mbah Penisangar, Sementara baik polisi dan Mbah Penisangar sendiri tersibukkan dengan aksi nekat pengendara trail hitam tadi….

Sial… sial… Cuma itu yang berkecamuk di otak Komandan Lie Ang Seng Gama.
Gulungan kertas yg dileparkan pengendara tadi rupanya berisikan sebuah anak kunci besar dengan sebuah pesan… “SILANGKAN MEMBEBASKAN KEDUA KEPONAKANMU, HAHAHA… SAMPAIKAN SALAMKU PADA MEREKA, MEREKA BENAR2 ADALAH WANITA LUAR BIASA, MEREKA BUKAN CUMA MEMBUATKU LEBIH KAYA, MEREKAPUN SANGAT MEMUASKANKU… SANGAT !!! HAHAHA… ITU KUNCI GUDANG NO 69, MEREKA DIDALAM… BAWAKAN MEREKA BAJU YG PANTAS YA … PAKAIAN MEREKA MUNGKIN SOBEK2 SEMUA KARENA AKU SEDIKIT MEMAKSA MEREKA… HAHAHA, TERIMA KASIH 500 JUTAMU, PENISANGAR… KAU MEMANG PAMAN YANG BAIK HATI HAHAHA….”

Dengan dua orang pengawal lainnya komandan Lie Ang Seng Gama berlari menuju gudang nomor 69, setibanya di pintu gudang berkecamuk pikirannya, sementara pada silinder revolvernya tersisa hanya 2 butir peluru lagi, kemungkinan apa yang akan ditemuinya di dalam gudang itu, tak ada yang bisa menebaknya. Tetapi Instingnya berkata… maju terus… dimasukkan anak kunci besar dan perlahan didorongnya pintu itu sampai terbuka lebar, ah disana didapatnya dua perempuan keponakan Mbah Penisangar nyaris telanjang …

Dua Hari berlalu …

Saat ini di ruangan kerja Komandan Lie Ang Seng Gama, telah hadir dan duduk dihadapannya, keponakan Mbah Penisagar. Mereka cantik sekali … Itilawati Pandansari, dengan kulit putihnya, dan dada montok itu… Ah mengguncang sedikit revolcer pribadi Komandan Lie Ang Senggama dalam celananya.

Yang satu lagi, Mekky Mekarwati, sawo matang dengan kaki jenjang dan paha yang laurbiasa mulusnya…. Kedua wanita itu duduk persis di hadapan Komandan Lie Ang Seng Gama… sedang beberapa meter dari mereka duduk disofa, Mbah penisangar paman mereka dan seorang anak buah Lie Ang Seng Gama, polisi muda bernama Zakarmu Kazzahar.

Dibolak balik kembali arsip tentang kedua wanita itu dihadapannya, ditelaahnya berita acara pengakuan kedua Keponakan cantik Mbah Penisangar baik2

(1) Itilawati Pandaansari, rupawan , 25 th , seksi, putih, mancung, tapi terbelenggu obat terlarang dan pernah ditanggap 3 th lalu krn masalah narkoba dan mendapat hukuman 14 bulan. Cerdas, suka gugup, emosi tidak terkendali… diculik oleh seorang berbadan Tegap saat tengah sakau akibat ketagihan narkoba di parkiran sebuah pusat perbelanjaan kecil di kaki bukit. Beberapa saksi menerangkan, seorang wanita seperti terlihat pucat dan gemetar, buru2 meninggalkan belanjaannya menuju mobilnya diparkiran, sedan hitam merk terkenal keluaran baru. Beberapa saat terlihat seperti seorang yang kepanasan, berteriak2 dalam mobilnya sebelum seorang laki2 berjaket kulit hitam, berkacamata berbadan tegap berbincang di kaca jendela mobilnya terlihat seperti menawarkan sesuatu sebelum membuka pintu mobilnya dan menarik Sang wanita dgn kasar keluar mobil ke dalam kendaraan lain disebelahnya. Hal terakhir yang dicatatnya adalah keterangan saksi tambahan bahwa setelah kendaraan laki2 itu meninggalkan parkiran dengan sangat terburu… sebuah jeep modifikasi tahun 1997.

Korban penculikan ini hanya sedikit bercerita dalam BAPnya, bahwa seorang menawarkan kristal sabu padanya saat dia merasa ketagihan di dalam mobilnya diparkiran sebuah tempat belanja kecil dekat kampusnya. Selebihnya hanya dia mengingat dirinya dimasukkan dalam sebuah kamar pengap, sebelumnya sempat pakainnya dilicuti dan dirinya dibanting oleh seseorang pria yang dia tidak kenal ke sebuah tempat tidur kayu kusam.

Lelaki itu menyuruhnya untuk duduk di pinggir tempat tidur, pria itu kemudian tertawa terbahak, sambil membuka rosleting blue jean kumalnya serta mengeluarkan kemaluannya tepat depan mulutnya dan membentaknya, sementara tangan kasar pria itu merobek baju atasannya hingga Bra size lumayan itu terlihat, itupun dicopot paksa. Jemari kasar pria itu mulai memutar pelan puting merah jambu miliknya. Sedang tangan satunya memegang pangkal kemaluannya sendiri sambil mengocoknya di depan wajahnya. Beringas di dengarnya pria itu berusaha membagunkan sendiri kejantanannya.

Beberapa kali kepala kemaluan pria itu menyentuh pipi bersihnya dan di ujung hidungnya. Bau special kejantanan sempat diciumnya dan tatkala penis itu berdiri dengan tegak di hadapannya, pria itu membentakan untuk menjilat kemaluan berukuran regular itu.

Berapa waktu kemudian secara Spesifik dimintanya menjilat urat sensitive di bawah helm bajanya, dan menyapu sampai di biji kejantanannya. Kemudian Penis itu disuruhnya untuk dikulum dan agak disedot, dikelurkan lagi dari mulutnya. Kemudian dengan kasar di dorongnya lagi pantatnya hingga seluruh batang kejantanan itu terbenam dalam mulut Itilawati pandansari. Kemudian pria itu memindahkan posisi tangannya di belakang kepala Itilawati Pandansari, di dorongnya beberapa kali agar seluruh topi bajanya terbenam, kemudian beberapa kali lagi sedemian keras hingga hampir pangkalnya terbenam dalam mulut kecil Itilawati Pandansari….. lengkuhan panjang dan teriakan kesetanan keluar dari mulut pria itu… ahhhh, ahhhh ayo sedot … ayo sedot…. Sementara satu tangannya tak berhenti bermain di putting merah nan ranum, enaknya nikmatttt…. Ayooooo jgn coba berhenti….!!!!

Tidak ada yang istimewa dari pria itu yang diingatnya bahwa kemaluan pria itu sangat keras hingga ototnya sampai bisa dirasakannya di lidahnya. Kepala penis itu diangkatnya, dan dengan kasar disuruhnya untuk mengeluarkan lidahnya untuk menyapukan di daerah sensitive itu berulang.

Pelayanan Oral lebih 10 menit diberikanya dan sambil pria itu meremas payudaranya tidak lama pria melengkuh panjang sambil menumpahkan maninya yang banyak itu diseluruh wajahnya dan melempaarkan tubuh montok wanita itu di tempat tidur tua dan meninggalkannya sampai berjam-jam kemudian sebelum sepasukan polisi membebaskannya.

(2) Mekky Mekarsari, pemarah, 30 Th, manis wajahnya, tinggi 165 Cm , sawo matang dari kedua korban dialah yang paling memiliki badan paling sexy, pekerjaan tetapnya sebagai seorang guru senam erobik. Semua bar di kota mengenalnya juga sebagai wanita dengan tenggorokan baja… krn bisa menghabiskan 3 sloki absolute vodka berturutan dan dengan sekali helaan nafas saja..

Malam itu satpam sebuah bar yg bersaksi melihat Mekky Mekarsari dipapah keluar bar oleh seorang laki tak dikenal dalam kondisi mabuk berat, bahkan tidak sempat membayar sebotol Black Label dan menuju tergesa ke sebuah mobil jeep hitam modifikasi yang apik sekali yang tidak jelas nomor polisinya. 2 Saksi menerangkan hal serupa.

Sedangkan kesaksian Mekky mekarsari hanya bisa mengingat bahwa dirinya tersadar saat sedang dipasksa di dorong masuk dalam sebuah kamar pengap, sedang saudara sepupunya tanpa pakaian menangis di sudut ruangan itu kemudian dirobek2 pakaiannya dengan kasar, dan ditampar sampai tinggal celana dalam yang dinakannya. Dan tubuh mulusnya dibanting diatas sebuah kasur lusuh dalam ruangan dengan penerangan sebuah lilin dengan kasar tangan pria itu mencoba untuk merogoh memeknya di balik CD putihnya sementara mulut pria itu rakus bermain di putting susunya… perih dirasanya tapi dengan kemampuan sisa tenaga yg dimilikinya sebagai seorang instruktur senam Mekky Mekarsari menahan tangan itu mencegah jari tengahnya masuk dalam vaginanya tetapi lelaki itu seperti orang yang kesurupan berhasil melucuti seluruh pakainanya.


Sementara saudara sepupunya di ujung ruangan berteriak keras…. Jangan lakukan itu padanya… Tidak … Jangan lakukan itu padanya, kumohon….. aku mohon ….. jangan lakukan tindakan biadab itu padanya

Tetapi pria seakan menjadi lebih bernafsu dengan teriakan wanita lain di ruangan itu… dengan tertawa kasar pria itu itu meludahi sendiri telapak tangannya, dan menggosokkan ludah itu pada selangkangnya. Senjata Perkasa berotot itu licin saja masuk menerobos.

Pria itu mendesis menahan kenikmatan awal Sambil menahan tanganya, Pria itu mulai menaik turunkan pantatnya dengan cepat, suara kenikmatan keluar dari bibir pria itu jangan diam …. Kangkangin lagi, biarkan aku merasakan nitmatmu hahaha…. Ohhhh ya, bergoyanglah, rasakan tusukan kont***ku ini

setelah lebih 10 menit kemudian. Pria itu mulai menggigit pundak Mekky Mekarsari, sementara tangannya yang bermain di putting ranum itu. Sebuah lengkuhan panjang kemudian mengejang pria itu lantas berteriak “huhhhhhh” sambil menyemprotkan maninya diatas perut Mekky Mekarsari. Tidak ada yang bisa jelasoleh Mekky Kekarsari kecuali dilihatnya ketegangan yang amat sangat dari kemaluan Pria itu yang terasa amat sangat selama dalam vaginanya dan saat bermain diatas perutnya, kejantanan pria itu masuk dan keluar dengan cepat sebelum kemudian terkulai kembali.

Demikian isi cerita mereka yg tercatat

“Apakah kalian ingin menambahkan cerita kalian mungkin ada yang terlupa sesuatu, untuk menambahkan berkas BAP saudari sekalian…” celetuk Komandan Lie Ang Seng Gama membuka keheningan…

Dengan masih sedikit terisak, Itilawati berucap “Semua sudah kami ceritakan, tak ada lagi yang kami harapkan dari kerja kalian sebagai polisi, saat ini Penculik kami pasti sedang bersenang-senang dengan uang tebusan paman kami, 500 juta itu !!!”

“kami sudah berusaha keluar dari ruangan itu”, tambah Mekky Mekarsari “bahkan dengan tumit sepatu kami dari besi kami sudah luruskan, maksudnya untuk bisa mencungkil keluar engsel pintu ruangan penyekapan kami, persis seperti yang sering kami lihat di film detektif… tapi ternyata usaha kami berdua sia-sia saja, engsel pintunya terletak diluar”

Mendadak sontak komandan Lie Ang Seng Gama berdiri dan berteriak… “Zakarmu Kazzar cepat tangkap kedua wanita ini, walaupun penculiknya berhasil lolos saya yakin mereka punya konspirasi dengan penculik….

Zakarmu Kazzar, langsung menggelandang kedua wanita itu keluar ruangan
Tersisa Mbah Penisangar terbengong di ruangan komandan itu, tapi sebelum mulut tua itu sempat bertanya mengapa… sebuah penjelasan meluncur dari mulut Komandan Lie Ang Seng Gama… “Mereka berpikir bisa menipu aku ??? di TKP jelas pintu ruang penyekapannya sya buka dengan mendorongnya, artinya engselnya ada di dalam… mereka bohong kalau mengatakan engselnya di luar…”

Tersisa penyesalan tampak di raut Mbah Penisangar, atas kelakuan ke dua keponakannya itu….

Ahh, akhirnya semua selesai dengan hal sekecil itu, begitu bunyi batinnya…

Cerita seks om genit lainnya ada di blog kami yang lain, jangan lupa selalu kunjungi blog ini karena akan selalu update cerita terbaru.

2 komentar: