Searching...
Kamis

Seks Anak Orang Kaya

07.56
Cerita panas.Waktu tahun 2007 awal itu aku kenalan ama cewe bernama Ivi dari apartemen di jabar, cantik banget, tp waktu itu dia msh ada cowo. setiap kali ketemu plg cuma saling senyum. setiap kali ketemu sih berharap dan meng andai2 msl dia bs jadi pacar.

lama tak bersua, di deket2 akhir tahun 2007 temen baik aku ulang tahun hari itu. karena kita emang kenal deket, dan akrab sekali, aku ajak dia makan.

aku tanya "Lee, happy birthday ya!! sini mau gw ajak makan nih, lu mau makan di mana?"

"udah sol, tengkiu banget, gw lg sibuk nih, lg ndak bisa, tapi nti malem gw undang lu makan di rumah gw, gw masak sendiri" jawabnya.

hari itu tunggu waktu jelang malam aku ajak temen2 rame2 untuk rayain ultah lee, dan pergi bareng ke rumah lee.

Pas sampe di rumah Lee, ndak keduga ketemu Ivi.... kaget ternyata lee itu temen baiknya dia, dan Lee sendiri kaget, kita saling kenal. Lalu kita kumpul2 sama2 utk makan bareng2.

Selagi makan, aku ngobrol2 ama Lee.
"lee, itu siapamu lee? kok bisa kenal?" tanyaku
"itu temen baek gw, napa? suka ya?" jawabnya
"iya lee, cakep abizz!!! suka sih suka, tp ada cowonya gituh..." jawabku sambil merasa sedih...
"gw kasih tau lu yah, itu cowonya kaga bener... dia itu cewe baek2, gw lbh prefer msl lu jalan ma dia deh..." jawab lee
"gila aja lu, bisa di cabik2 gw.. udah ah haha, gw mau makan lagi..." dgn sedikit bingung aku pergi dari lee.

lalu lg di tengah2 makan, aku di hampiri ivi. seperti kerasa ketiban malaikat, baru pertama kali kita ngobrol panjang lebar....
"hey, sol, lama ndak ketemu... apa kabar?" tanya ivi sambil duduk di sampingku
"oh hey vi, iya, lama ndak ketemu... baek2 aja kok" jawabku, lalu kita berlanjut mengobrol panjang lebar...

tak terasa waktu sudah mulai malam, tapi karena malem itu aku lelah, aku berencana mau nginep di rumah Lee, jadi aku ijin nginep aja. tidak di sangka ternyata ivi jg ingin ikut menginap. kaget dan senang perasaanku karena aku bisa tidur satu atap bersama ivi, walaupun blm satu ranjang.... pikirku...

Lalu lee menghapiriku dan blg:
"sol, gw udah blg tuh ke ivi, lu suka ma dia.. HAHA!! bercanda... tapi gw bilang msl lu lebih cocok buat ivi, karena kalian sama2 baek, ndak kaya cowonya ivi suka dugem, berat lagi!"
"gila lu ya?!?! kan gw malu! wadhuh kaya apa nih?!?!" sambil malu2 dan marah2, tapi senang...
"haha, sol, tenang aja deh, ivi juga suka sama lu tuh, lgan dia ndak suka ama co-nya, ringan tangan... sudahlah, gunakan malam ini sbg kesempatan lu deketin dia!!" blg nya... dan aku ndak tau Lee itu bercanda ato serius...

Malam itu semua sudah pada pulang, hanya aku Lee dan Ivi di rumah...
Lee blg,"Vi, Sol, gw tidur dulu yah, tuh ada satu kamar kosong, pake aja, tp Sol jgn aneh2 lu, Ivi anak baek2 hehehe..." candanya...
"Gila lu, ndak ah, gw tidur sofa aja, lagian enak.... biasa pula..." jawabku dgn muka mulai memerah...
lalu ivi masuk ke kamar tamu, dan lee juga pergi tidur. dan aku juga tiduran di sofa

Karena merasa senang ada Ivi di tmpt Lee, mungkin aku jd ndak bisa tidur. tiba2 terdengar suara pintu, ivi keluar dan ternyata dia juga ndak bisa tidur.
lalu dia duduk di samping sofa dan ajak aku ngobrol. curhat.

"sol... aku bingung sbg cewe... aku takut sakitin hati cowoku, tp aku emg ndak suka sama dia... aku pernah di gampar beberapa kali... dan dia suka pergi dugem sendiri... entah, skrg udah ndak sayang lagi... tapi takut nyakitin dia sih.." curhatnya
berhubung aku emang tipe cowo yang suka membantu orang laen aku jawab saja,"yah semua sih terserah kamu, tapi msl aku jd kamu, aku sih lakuin aja apa yg aku mau, yg penting ndak merasa tersakiti dan terancam. lagian cewe secantik kamu ndak panteslah buat dia yg berantakan"

Entah setelah bicara panjang lebar dia sambil menangis, lalu karena aku merasa kasihan aku pegang punggungnya dan menepuk punggung dia, sambil berkata:
"sudahlah, jangan di pikirin lagi, kan kamu punya lee, jg punya aku, jd plg ndak untunglah kamu bisa lepasin perasaan sakit kamu ke kita2..."

Lalu dia mendekat ke pelukanku dan mulai menangis di bahuku... dan karena dalam posisi ndak enak, aku ndak bisa tahan berat badannya dan akhirnya kita berdua rebahan di sofa itu dengan posisi dia berada di atas, dan aku di bawah... Kondisi yg benar2 membingungkan tapi sambil aku merasa ingin menenangkan dia, *sebagai teman baik* aku peluk ia erat2.

setelah sementara, kuangkat wajah nya, dan aku bilang,"sudah jangan nangis... lupakan saja...." sambil kucium keningnya TANPA SADAR... (mungkin karena aku emang sayang ama dia... ato mencuri kesempatan dalam kesempitan...?) dan karena dia tetap diam, kali ini kuciumi pipinya... dan tangan dia berusaha melingkari badanku, dan dekap aku erat2...

alamak... jantungku berdetak SUPER kencang.... dan *jujur aja di bawah juga tegang...* lalu dia pelan2 mengangkat kepalanya, dan mendekat ke wajahku. dia menatapi mataku, dan ampun aku benar2 tidak tau apa yg harus kulakukan, tapi naluriku mengatakan dekatkan wajah juga! dan sambil gemetaran, aku mendekatkan bibirku ke bibirnya... dan kusentuhkan bibirku ke bibirnya, tapi ku masih tak berani untuk benar2 menciumnya...

setelah kusentuhkan bibirku ke bibirnya dia, kujilat bibirku, ada rasanya asin dari air matanya, lalu tiba2 dia menyentuhkan bibirnya lagi ke bibirku, dengan kaget dan senang, kuteruskan ciuman itu dan semakin membuatku gemetar...

lalu mulai kucium sedikit2 dan dia juga. kubuka mulutku perlahan2 sewaktu terus menciumnya secara pelan2, dan dia juga mengikutiku, dan lidah kukeluarkan perlahan2. dan dia membiarkan lidahku bersentuhan dengan lidahnya.... air liurnya sungguh sangatlah banyak.

setelah kami berciuman, aku blg,"sori vi, skrg aku merasa bersalah, tapi dari dulu aku emang suka sama kamu, aku cium kamu ini jg krn emang aku suka kamu... maafin aku ya vi..."
Dia menjawab... "ndak pa2 sol, aku juga merasa tenang msl ada kamu di samping aku... aku senang kamu cium aku..." lalu dia memelukku erat2 dan kami tertidur di sofa bersama2.

Bersambung..

2 komentar: